Random Thoughts

Selamat siang pembaca!
Jadi kali ini aku buat kategori baru di blogku yang amatir ini, Random Thoughts namanya. Cuman karena sejak awal blog ini contentnya ga jauh-jauh dari cinta dan patah hati, aku hanya akan menuangkan pemikiran aku seputar itu aja.
So, sekarang aku mau bahas tentang gagasan yang lagi meledak di kepala aku baru-baru ini. The older I get, the more I realize that love is a gift and isn't something you can force or demand. Ya disitu aku yang pernah menolak lupa, sekarang mulai bangkit dan mencoba.
Kenapa bisa sadar? Pertama-tama saya ucapkan terimakasih untuk panitia Unifair 2018, yang menggelar event tersebut yang pada akhirnya jadi batu loncatan buat saya. Ciailah┐( ̄ヮ ̄)┌ Dari Unifair itulah aku memikirkan kemungkinan dia datang atau tidak, kalau datang aku senang, kalau tidak ya at least I put my effort in it. Ternyata dia ga dateng dong. I had a bad time back then, bener-bener langsung pulang ke Salatiga dari Jogja. Dan entah kenapa Jogja selalu menguras air mata. Aku nangis sepanjang Jogja-Klaten, lalu bermonolog Klaten-Boyolali, dilanjutkan marah di sepanjang sisa perjalanan.
Di situ aku mulai sadar bahwa dunianya mas Kiki itu bukan seputar Jogja lagi. Poros hati dan perhatiannya benar-benar sudah berpindah ke Surakarta.
Hari itu, aku patah hati sekali lagi.
Tapi kemudian logikaku jalan dong, keputusan let go of someone means the most to you tuh bukan sesuatu yang mudah. I mean, they say cara tercepat untuk lupa adalah mencari pengganti. Ya, kasarnya sih cari pelampiasan. Itu jahat sih:( Apalagi aku bener-bener kaya trauma pacaran lagi. Tapi aku juga pinginnya bisa menikmati masa lajang selagi masih dikasih waktu melajang, sampai akhirnya nanti ada yang melamar dengan sungguh-sungguh. But, diliat dari segi waktu aku kudu nunggu jodoh—cinta sejatiku, pasangan sehidup sematiku—butuh berapa lama sampe dia dateng? Kadang mikir, aku gabisa nih. Gakuat kalo harus moveon tanpa pengganti tapi ga kangen masa lalu juga. Ya tapi tetep aja, secinta-cintanya aku ke dia kalau definisi cintanya dia sudah bukan aku, ya ga bisa dipaksa dong. Serindu-rindunya aku sama dia, toh dia tidak merindukan aku lagi kan, terbukti dia ga dateng ke Unifair 2018.
Dari situ aku mulai fokus, bahwa lari ditempat, stuck in the same place is not healthy. Semakin aku menyimpan perasaan aku ke dia, aku merasa jodohku juga semakin menjauh. Kan sedih. Jadi aku memutuskan untuk beranjak, menuju ke hidup yang lebih deep dan rich. Gitu.
Masalah rindu, ditahan bisa lah ya. Semua udah ada yang ngatur kok.(づ ̄ ³ ̄)づ
Itu aja sih.
Salatiga, 12 Januari 2018 [11.39 AM]

Postingan Populer